Share

Setelah artikel-artikel sebelumnya yang bersifat statis, pada artikel ini akan dibahas penggunaan data yang dinamis dengan AngularJS.

AngularJS menyediakan service untuk mengirimkan data dan menerima data atau respon dari server. Server kemudian membuat panggilan ke database untuk mendapatkan record sesuai dengan yang diinginkan. Format data yang dibaca oleh AngularJS adalah dalam format JSON. Maksudnya akan lebih baik jika data yang diterima dalam format JSON. Setelah data disiapkan oleh server, $http bisa digunakan untuk mendapatkannya. Berikut scriptnya :

Ada beberapa shortcut method dalam $http yang bisa digunakan untuk berkomunikasi dengan server, antara lain :

  • .delete()
  • .get()
  • .head()
  • .jsonp()
  • .patch()
  • .post()
  • .put()

Kemudian respon dari server adalah berupa objek dengan berbagai properties, seperti di bawah ini :

  • .config : objek yang digunakan untuk menghasilkan permintaan.
  • .data : berupa string atau sebuah objet yang membawa respon dari server.
  • .headers : berfungsi untuk mendapatkan informasi header dari server.
  • .status : mendefinisikan HTTP status.
  • .statusText : berupa string untuk mendefinisikan HTTP status dari permintaan yang dikirim ke server.

Contoh menggunakan AJAX di AngularJS, seperti di bawah.

Buat file data.php dengan yang isinya berupa JSON.

Kemudian buat file getdata.html untuk mendapatkan data dari data.php dengan AngularJS

Cukup sederhana bukan, untuk artikel selanjutnya akan saya bahas tutorial menggunakan AngularJS, PHP, MySQL dan tentunya AJAX.

Semoga bermanfaat 🙂