Share

Masih ingatkan Anda dengan Friendster? Ya, situs jejaring sosial ini sangat populer di Asia termasuk di Indonesia pada pertengahan tahun 2000an. Situs jejaring sosial memang sangat fenomenal pada saat itu selain dengan munculnya blog. Para pengguna bisa berbagai foto, video, mengirim pesan dan tentunya yang paling hits adalah menulis testimoni. Bisa dibilang Friendster adalah pelopor jejaring sosial di Indonesia.

Friendster pertama kali didirikan pada tahun 2002 oleh Peter Chin, Jonathan Abrams dan Dave Lee. Tujuan dari Friendster adalah sebagai media untuk mempertemukan orang-orang dalam jaringan internet. Para pengguna memiliki kebebasan untuk meng-update profil, mengisi hobi dan kesenangan, dan menampilkan foto. Bahkan para pengguna bisa berkreasi dengan mengedit css pada halaman profil mereka sehingga kita bisa memiliki tampilan halaman yang berbeda. Pengguna Friendster sempat mencapai 115 juta pengguna, tentunya banyak diantara mereka yang merupakan akun palsu. Saya sendiri dulu memiliki lebih dari 1 akun :), bukan suatu prestasi tentunya.

Friendster adalah langkah wajib kedua setelah membuat akun email. Meskipun kalau dibandingan dengan sekarang fitur-fiturnya masih sederhana, tapi ada keunggulan yang membuat penggunanya penasaran. Ya, kita bisa melihat orang yang membuka profil kita. Tentunya fitur ini sangat disenangi oleh para jomblowan dan jomblowati :). Kita juga tidak bisa men-share post, sehingga kita tidak diprovokasi oleh postingan-postingan yang belum tentu benar.

Sebenarnya ada banyak sosial media yang bersaing merebut hati para pengguna internet pada saat itu. Antara lain : MySpace, Hi5, Orkut, dan lain lain. Tapi memang Friendster menjadi primadona di Indonesia. Apalagi fitur testimoni menjadi sangat penting, semakin banyak testimoni yang dimiliki maka semakin populer juga profil tersebut.

Menuju akhir 2010, Friendster mulai tenggelam setelah sebelumnya sempat dikalahkan oleh MySpace. Dan kita ketahui, Facebook adalah situs jejaring sosial yang mengalahkan semuanya. Kemudian Friendster bertransformasi menjadi situs bermain game online padah tahun 2011, dengan pengguna yang menurun drastis. Tapi semua akun lengkap dengan kontak, foto dan data lainnya masih disimpan. Meskipun beberapa bulan kemudian kita diingatkan untuk mulai mengambil foto yang dulu tersimpan, karena akan dihapus secara permanen. Friendster total adalah situs untuk bermain game online. Dan pada awal tahun 2016, Friendster betul-betul dimatikan.

Sayonara Friendster…