Share

Pada artikel sebelumnya mengenai distro linux populer, Linux Mint menempati peringkat paling atas. Yang bisa diartikan, saat ini distribusi linux ini paling ramai digunakan dari pengguna linux di seluruh dunia. Mint adalah distribusi linux turunan dari Ubuntu, seperti kita ketahui sebelumnya Ubuntu adalah distro linux yang sangat populer dengan tampilan desktopnya yang sangat khas.

Bagi pemula di Linux mungkin sudah banyak mendengar tentang Ubuntu, tapi ini bukan satu-satunya distribusi Linux. Sebenarnya, desktop Unity standar Ubuntu masih kontroversial di kalangan pengguna Linux lama saat ini. Banyak pengguna Linux lebih menyukai antarmuka desktop yang lebih tradisional, dan Linux Mint menawarkannya. Karena Ubuntu lebih berfokus pada sistem operasi untuk ponsel saat ini, Linux Mint mungkin pilihan yang menarik di masa depan.

Linux Mint menawarkan dua desktop utama. Satu bernama desktop Cinnamon, dengan lingkungan desktop yang lebih modern, sementara yang lain menawarkan desktop MATE, yang merupakan modifikasi dari desktop GNOME 2 yang sebelumnya digunakan oleh Ubuntu dan distribusi Linux lainnya.

Ada banyak perangkat lunak di repositori perangkat lunak Ubuntu, dan banyak aplikasi secara resmi menargetkan Ubuntu sebagai distro Linux utama yang mereka dukung. Itulah salah satu alasan untuk memilih Ubuntu.

Tapi Linux Mint sebenarnya sangat dekat dengan Ubuntu. Mint menggunakan repositori perangkat lunak Ubuntu, jadi Anda memiliki akses ke semua perangkat lunak yang disediakan oleh Ubuntu. Bahkan menggunakan update untuk Ubuntu, walaupun pengembang Ubuntu dan pengembang Mint berdebat dengan pendekatan Linux Mint yang lebih konservatif terhadap pembaruan yang berpotensi berbahaya bagi sistem operasi ini.

Berikut ini alasan-alasan untuk Anda mencoba Linux Mint :

  1. Cinnamon
    Unity adalah lingkungan desktop andalan yang terinstal dengan Ubuntu. Di sisi lain, Cinnamon lebih tradisional, mirip dengan desktop Windows yang banyak orang sudah terbiasa menggunakannya selama 20 tahun terakhir.
    Cinnamon lebih bisa disesuaikan dari Unity dan menyediakan kemampuan untuk memiliki beberapa panel, pilihan applet dan desklets.
  2. Linux Mint lebih familiar bagi pengguna Windows
    Linux Mint akan terasa lebih akrab bagi pengguna Windows daripada Ubuntu. Tidak masalah versi Linux Mint yang Anda instal, akan ada panel tunggal di bagian bawah dengan menu, ikon “start”, taskbar, dan penunjuk waktu sistem di kanan bawah.
  3. Kemampuan untuk menggunakan non-free codec
    Linux Mint hadir dengan semua non-free codec yang dibutuhkan untuk menonton video dan mendengarkan audio MP3 yang sudah terpasang. Mungkin bagi sebagian orang ini adalah hal kecil, tapi tentu saja membuat Linux Mint sedikit lebih bermanfaat ketika selesai diinstal daripada Ubuntu.
  4. Privasi dan periklanan
    Ada sebuah pengaturan dalam Ubuntu yang memungkinkan Anda mencegah pengumpulan informasi untuk hal periklanan, tetapi di dalam Linux Mint Anda tidak perlu khawatir tentang hal ini. Dalam beberapa hal, pengaturan adalah hal yang baik karena mengintegrasikan pengalaman belanja Anda ke desktop Anda, namun bagi sebagian orang, ini akan sangat menyebalkan. Beberapa orang tidak suka dibombardir dengan iklan.
  5. Linux Mint Debian Edition
    Satu hal yang membuat Linux Mint mungkin sulit digunakan oleh orang awam adalah kenyataan bahwa jalur upgrade tidak selalu sederhana dan Anda harus menginstal ulang keseluruhan sistem operasi daripada melakukan upgrade. LMDE adalah distribusi rilis rolling dan oleh karena itu tetap up to date tanpa harus menginstalnya kembali.

Tampilan Linux Mint Seperti di bawah ini :

linux mint

Untuk mencoba Linux Mint, silakan download di sini.