Share

Selama beberapa tahun MySQL menjadi salah satu bahkan yang paling populer digunakan sebagai database dalam industri website. Itu terjadi selama kurang lebih 2 dekade, tapi dalam 2 tahun terakhir ada sesuatu yang baru dengan service yang lebih baik secara perlahan menggantikan MySQL. Ya, MariaDB!

MariaDB merupakan versi open source dari MySQL. Sejak MySQL diakuisisi oleh Oracle pada September 2010, Monty Program sebagai penulis awal source code MySQL memisahkan diri dari pengembangan dan membuat versi yang lebih mandiri.  MariaDB terlahir karena “ketakutan” apakah Oracle akan mendistribusikan MySQL dengan lisensi berbayar atau mengambil sesuatu yang salah di dalam pengembangannya.

Tujuan utama pembangunan MariaDB adalah menjadi turunan pengganti dari MySQL dengan menyediakan fitur yang lebih banyak serta performa yang lebih baik. MariaDB selalu didasarkan pada versi MySQL yang sesuai. Artinya MariaDB dirilis setelah rilis terbaru dari MySQL dengan beberapa perbaikan dalam hal penanganan bug, penambahan kapasitas engine, fitur baru serta perbaikan kinerja.

Secara garis besar, perbedaan antara MariaDB dengan MySQL seperti di bawah ini :

  • Engine
    MySQL menggunakan 2 database engine yaitu MyISAM dan innoDB, sementara dalam MariaDB kedua engine itu diganti. Aria menggantikan MyISAM dan XtraDB menggantikan innoDB. Tapi itu belum semua, karena MariaDB juga punya 2 engine lainnya yaitu PBXT dan FederatedX.
  • Table
    MariaDB membawa sistem table baru. Sistem table ini sangat berguna karena sistem ini menjaga track dari event-event penting dalam sistem database, sehingga sangat baik dalam hal optimisasi database.
  • Performa
    Performa dari MariaDB lebih tinggi dari MySQL, tapi jangan berharap banyak karena perbedaannya tipis sekali. Engine Aria menjadi kekuatan utama dalam hal ini, karena engine ini menyediakan sistem cache yang sangat powerfull menggunakan RAM. Sedangkan MyISAM masih menggunakan cache dalam harddrive yang berarti lebih lambat jika dibandingkan.

Hampir semua distribusi linux terbaru sekarang sudah menggunakan MariaDB untuk menggantikan MySQL. Begitupun bari para pencinta XAMPP, dimana MariaDB sudah dimasukkan di dalam paket mulai akhir 2015. Apa yang menjadi keuntungan menggunakan MariaDB?

  1. MariaDB memiliki jumlah bug yang bisa dibilang sedikit, karena setiap bug diperbaiki sebisa mungkin untuk tidak memunculkan bug lainnya.
  2. Bersifat open source dan memiliki lingkungan pengembangan yang besar.
  3. Cepat dan memiliki rilis keamanan yang transparan.
  4. Memiliki pengujian yang lebih baik dan menghilangkan invalid test.
  5. Memiliki banyak fitur canggih dan lebih banyak engine.
  6. Semakin populer hari demi hari.
  7. Sangat mudah bermigrasi dari MySQL.
  8. Semua fitur enterprise dari MySQL bisa ditemukan di MariaDB versi open source.

MariaDB vs MySQL, mana yang lebih baik?

Kini kita telah melihat bahwa tidak ada alasan untuk tidak menggunakan MariaDB. Seperti pada tulisan di atas : kinerja yang lebih baik, fitur yang banyak, didistribusikan di bawah lisensi GPL dan komunitas besar dalam pengembangan yang benar-benar berkomitmen dalam proyek ini.