Perbedaan Antara SubDomain, Addon Domain Dan Parked Domain

Share

Memilih sebuah nama domain adalah hal yang sangat penting sebelum Anda mulai membuat situs. Nama domain akan menjadi sebuah keunikan tersendiri dari situs Anda. Memang untuk memiliki domain yang mengandung kata kunci buat pencarian google sangat sulit sekarang ini. Bahkan ada yang membeli domain untuk dijual kembali, tentunya harganya lumayan mahal.

Top level domain yang paling banyak digunakan adalah .com. Membeli .com memang sangat mudah, karena tidak ada persyaratan apapun. dan tentunya harganya yang murah. Ada banyak top level domain yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan seperti : .net, .org, .bz, .ac.id, .id, .web.id (untuk domain Indonesia).

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan di dalam memilih domain :

  1. Gunakan nama domain sebagai alat untuk branding. Orang akan lebih banyak mengucapkan nama domain dibandingkan dengan nama perusahaan.
  2. Singkat dan mudah diingat. Hal ini akan membantu pengunjung ketika mereka akan mencari sesuatu di internet.
  3. Memilih top level domain yang tepat. .com adalah yang paling populer, tapi Anda bisa memilih top level domain lokal jika situs Anda memakai Bahasa Indonesia.
  4. Menggunakan nama/bisnis sendiri. Nama domain adalah presentasi dari kegiatan bisnis ataupun presentasi diri Anda sendiri.
  5. Kreatifitas dalam mengkombinasikan kata. Pasti akan sangat sulit mencari domain dengan dua kata saat ini, Anda mesti lebih kreatif.
  6. Hindari menggunakan tanda penghubung sebagai nama domain. Tanda penghubung yang paling banyak digunakan adalah “-“, hindarilah.
  7. Jangan sampai domain Anda kadaluarsa. Semakin panjang masa kadaluarsa sebuah domain maka akan semakin bagus.

Anda mungkin pernah mendengar subdomain, addon domain dan parker domain. Tiga jenis domain ini cukup penting untuk diketahui, terutama oleh para webmaster.

  • Subdomain  adalah sebuah alamat dan merupakan bagian dari situs utama (main domain). Jika Anda memiliki sebuah situs belanja, kemudian ingin membuat sebuah forum yang berkaitan dengan situs belanja Anda. Tentu Anda tidak perlu membeli nama domain lagi bukan. Cukup dengan membuat forum.namadomain.com.
  • Addon domain adalah website diluar dari situs utama Anda, dan unik atau beda dengan situs utama. Ketika Anda membeli sebuah domain tentu Anda juga harus memiliki hosting. Jika Anda memiliki domain lain dan hosting yang Anda masih memiliki ruang yang cukup, Anda bisa menambahkan domain lagi. Anda bisa mengaturnya di cpanel, pastikan hosting yang Anda pilih bisa menambah addon domain.
  • Parker domain adalah bukan sebuah website yang unik. Artinya dalam sebuah hosting Anda bisa memiliki lebih dari satu domain dan semuanya mengarah ke root folder. Atau lebih singkat bisa diartikan sebagai website alias. Misal Anda memiliki sebuah website belanja, Anda bisa memakai domain belanja1.com dan belanja2.com dimana keduanya mengakses file yang sama di hosting.

Mungkin memiliki nama domain adalah sebuah investasi. Bos saya yang dulu memiliki banyak nama domain, lebih dari 100. Tapi sepertinya akan lebih baik jika memulai investasi ini sebelum tahun 2000 🙂

5 Comments

  1. Wowww nice artikelnya

    Terima kasih

  2. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai Teknologi. Teknologi merupakan suatu ilmu yang sedang berkembang di zaman yang sudah maju sekarang ini. Saya memiliki beberapa tulisan sejenis mengenai Teknologi yang dapat dilihat di Teknologi

  3. apakah domain yang baru seperti dot site, xyz, blog itu bagus dihasil mesin pencari google? Aku lihat harganya lumayan murah.:)

    • mm
      yudana

      Mei 26, 2016 at 12:11 pm

      Mengenai bagus tidaknya untuk hasil pencarian google itu tergantung dari konten. Cuma, karena banyak top level domain yang baru jarang orang pakai makanya masih sedikit sekali muncul di hasil pencarian google.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*