Share

Minggu lalu kedatangan perangkat baru berupa single board computer yaitu Raspberry pi 2. Kemudian dicoba dengan menggunakan sistem operasi Rasbian yang merupakan turunan dari distro linux Debian. Dan wow, dahsyat! mini PC yang seukuran kartu ATM ini lancar jaya menjalankan sistem operasi linux ini.

Tapi yang menarik adalah bahasa pemrograman yang muncul secara default pada menu, yaitu Python. Saya sempat mempelajari Python dulu meskipun belum begitu mendalam. Masih sangat jarang sekali ada lowongan pekerjaan di Indonesia untuk programmer Python. Padahal Python sangat populer pada komunitas open source, tapi saya belum melihat secara langsung Python digunakan dalam skala enterprise (aplikasi untuk korporasi) di Indonesia.

Python adalah bahasa pemrograman interpreter yang tentunya mendukung object oriented programming. Sama seperti PERL, Python sangat populer karena sintaknya yang singkat dan mudah dibaca. Python sangat mudah dipelajari dan portabel, artinya bisa digunakan di banyak sistem operasi selain linux maupun berbagai flatform.  Python memiliki antarmuka untuk banyak untuk system calls dan library, serta berbagai sistem berbasis Windows. Pertama kali dikembangkan oleh Guido van Rossum di akhir tahun 80an. Versi major terakhir sampai saat ini adalah Python 3.*.

Saya berusaha merangkum kelebihan dari Python :

  • Mudah dan cepat untuk dipelajari
  • Berjalan pada multiple sistem dan flatform
  • Sintak yang mudah dibaca dan diorganisir
  • Dukungan yang besar dari komunitas
  • Object oriented programming

Sedangkan kekurangan Python, seperti dibawah :

  • Belum optimal untuk bekerja pada multi processor
  • Developer yang jumlahnya lebih sedikit terutama untuk segi komersial
  • Terbatasnya akses terhadap layer database.
  • Mungkin, kurang populer dibandingkan dengan bahasa yang lain.

Sebagai contoh bagaimana singkatnya sintak Python bisa Anda lihat seperti dibawah ini

Sintax dalam PHP 

Sintak dalam Python

Python adalah bahasa pemrograman dengan tujuan umum, bisa digunakan untuk membangun aplikasi web, crawler, daemon, dan aplikasi desktop. Sangat fleksibel bukan?

Terakhir kembali pada diri kita sendiri, akan memilih bahasa pemrograman yang mana. Karena apapun aplikasi yang kita buat, itu harus bisa lebih optimal, cepat, tidak membebani perangkat dan mudah digunakan.

 

Untuk tutorial python lainnya silakan klik, tutorial bahasa pemrograman python