Share

Cookie adalah data yang disimpan oleh web browser pada komputer klien/local. Ini untuk membantu jika Anda membutuhkan data yang berkaitan dengan pilihan user ataupun data untuk login. Jika sebuah aplikasi web menggunakan cookie, server akan mengirimkan cookie dan kemudian disimpan oleh web browser. Web browser akan mengembalikan nilai cookie jika diminta oleh server.

Beberapa fakta mengenai cookie antara lain :

  • Cookie yang dibuat oleh salah satu domain tidak bisa dibaca dan ditulis oleh domain yang lain. Hal ini dilakukan oleh browser dengan tujuan keamanan.
  • Cookie adalah unik, setiap web browser menyimpan  cookie di lokasi yang berbeda.
  • Banyak web browser yang menyimpan cookie dalam format text, sehingga tidak aman jika menyimpan informasi yang bersifat rahasia.
  • Banyak web browser membatasi ukuran cookie, biasanya 4kb.
  • Banyak web browser yang membatasi jumlah cookie dari setiap domain,  biasanya 20 cookie. Jika sudah melewati limit, cookie yang baru akan menggantikan cookie yang lama.
  • Cookie bisa ditiadakan dari pengaturan web browser.
  • Penamaan cookie adalah case sensitive.

Keuntungan menggunakan cookie sebagai berikut :

  • Cookie sangat mudah digunakan dan diimplementasikan.
  • Disimpan di memori lokal, sehingga meringankan beban server.
  • Kita bisa mengkonfigurasi cookie dan mengatur kapan waktu kadaluarsanya.
  • Cookie bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama dari session.

Cookie juga memiliki kelemahan, sebagai berikut :

  • Cookie disimpan dalam format file text sehingga tidak aman. Kita mesti membuat enkripsi untuk menjaga isi di dalamnya.
  • Adanya batasan dalam setiap cookie yaitu 4kb, dan 20 cookie per domain.
  • User bisa mengatur untuk mentiadakan cookie dari pengaturan web browser.
  • Cookie tidak akan bisa bekerja jika tingkat pengaturan keamanan web browser tinggi.
  • User bisa menghapus cookie.
  • Tidak bisa menggunakan tipe data yang kompleks, karena hanya diijinkan menggunakan text sederhana.

Setting cookie dengan menggunakan PHP sangat mudah, karena PHP menyediakan fungsi untuk mengelola cookie. Contohnya seperti dibawah :

Kode dimulai dengan menentukan waktu kadaluarsa dari cookie. Jika Anda tidak menentukan waktu kadaluarsa, maka cookie akan terhapus jika user keluar dari web browser. Kode di atas, saya membuat cookie dengan waktu kadaluarsa 60 detik. Sedangkan baris yang kedua, setcookie() adalah built function di PHP. Parameter yang pertama untuk penamaan cookie, parameter yang kedua untuk nilai cookie dan yang terakhir adalah waktu kadaluarsanya.

Untuk tutorial lebih lanjut, akan saya tulis dalam artikel yang lain 🙂