Share

Setelah berhasil melakukan instalasi laravel, tentu kita akan mengatur berbagai konfigurasi dan routing sebelum memulai coding. Pastikan untuk memberikan write permission untuk folder storage dan bootstrap/cache. Untuk melihat konfigurasi dasar di laravel, kita bisa melihatnya pada file .env di root folder. Sedangkan pada folder config, kita bisa melakukan pengaturan berbagai konfigurasi pada aplikasi yang akan kita bangun. Mulai dari pengaturan locale, time zone, database, cache, dan lain lain.

Nama Aplikasi

Mengedit nama aplikasi yang akan kita buat bisa menggunakan artisan:

Database

Untuk konfigurasi database bisa ditemukan di config/database.php, maka akan muncul konfigurasi default. Anda bisa mengeditnya sesuai dengan database yang Anda gunakan.

Mode Maintenance

Merubah status aplikasi menjadi maintenance sangat mudah dilakukan, kita tinggal menggunakan artisan. Anda bisa memastikannya dengan membuka URL : http://www.laravel.local/ (saya menggunakan virtual host)

Menonaktifkan Mode Maintenance

Kita bisa menonaktifkan mode maintenance dengan mudah, menggunakan artisan

Routing Pada Laravel

Routing dimaksudkan untuk memetakan permintaan Anda dari URL untuk kemudian diproses oleh controller. Pengaturan routing dari aplikasi bisa Anda temukan di app/Http/routes.php. Anda akan melihat routing dasar untuk halaman index :

Contoh menggunakan routing, tambahkan kode di bawah :

Kemudian, coba Anda buka http://www.laravel.local/hello maka akan muncul “Hello World”. Ada beberapa metode route yang bisa digunakan sesuai dengan proses yang akan dijalankan, misalnya get, post, put. Dari kedua kode route di atas ada perbedaan antara memanggil template atau tidak. Di contoh pertama, kita memanggil template “welcome” yang sebenarnya kita memanggil file di resources/views/welcome.blade.php

Bagaimana untuk routing parameter? Kita tinggal melakukan sedikit penambahan di route, seperti kode di bawah ini :

Dari kode di atas, jika kita memasukkan URL : http://www.laravel.local/hello/hai maka nilai parameter “hai” akan muncul di halaman. Nilai akan disimpan di $text dan kita bisa menggunakannya untuk proses selanjutnya pada controller ataupun langsung ditampilkan pada view.

Contoh lebih lanjut :

Tambahkan kode dibawah di app/Http/routes.php

Kemudian buat file view : resources/views/reg.blade.php

Semoga bermanfaat 🙂