Share

Menyambung artikel sebelumnya mengenai fungsi trigger dalam database, pada kesempatan ini saya akan menulis artikel bagaimana cara membuat trigger dengan menggunakan database MySQL. Pada prinsipnya blok kode trigger semuanya sama meskipun beda database.

Kita akan membuat dua buah table sebagai contoh, seperti berikut :

  1. tb_artikel : untuk menyimpan data artikel.
  2. tb_artikel_log : untuk menyimpan berbagai perubahan yang terjadi pada table tb_artikel.

Tentunya kita telah membuat database sebelumnya, saya menggunakan database db_belajar sama seperti pada tutorial yang lain. Kemudian di database db_belajar buat table tb_artikel dengan sintak :

Buat table tb_artikel_log :

Buat trigger ketika menambahkan data baru :

Trigger ketika update atau delete (dalam tutorial ini bukan delete yang sebenarnya, tetapi merubah status artikel) data :

Supaya lebih mudah memasukkan data, sekaligus melihat data yang tersimpan dan log dari perubahan data, akan lebih baik jika membuat satu halaman untuk melihatnya. Pertama buat file untuk koneksi ke database (db.php)

Kemudian buat file untuk Create, Read, Update, Delete data (contoh_trigger.php) :

Selamat mencoba, terima kasih 🙂