Share

Ketika website sudah mulai dipublish maka akan menjadi sangat menarik bagi kita untuk menganalisa bagaimana performa website dari berbagai lokasi, perangkat, web browser dan resolusi. Menjadi sebuah tantangan untuk membuat website sangat cepat, tidak semua orang memiliki koneksi internet yang kencang terutama bagi pengguna mobile.

Tahun 2015, Google mengumumkan algoritma pencariannya dengan lebih menekankan sebuah website harus mobile friendly. Dengan kata lain website yang secara tampilan sudah mendukung mobile friendly maka akan lebih diprioritaskan muncul lebih awal. Dan tahun 2016, secara lebih intens Google menyarankan para web developer untuk mengoptimalkan websitenya untuk perangkat mobile. Karena dengan dukungan smartphone, pengguna mobile sudah lebih banyak mengakses internet dibandingkan dengan desktop. Sebagai bukti keseriusan Google dalam hal ini bisa dibaca di artikel ini : Accelerated Mobile Page

Berikut ini deretan tool menarik untuk menganalisa dan meningkatkan performa website Anda :

  1. WebPageTest
    Kenapa tool ini sangat menarik? Dengan menggunakan tool ini, kita bisa mengakses situs kita dari berbagai tempat dan menggunakan berbagai web browser. Misal kita mencoba mengakses situs dari San Francisco, CA dan pilihan web browser Chrome. Hasil laporannya akan menampilkan bagaimana situs kita dibuka di sana, mulai dari berapa lama respon dari server, kapan halaman mulai dirender, urutan resource yang dimuat, hingga waktu keseluruhan ketika halaman selesai dimuat. Bahkan kita bisa melihat video bagaimana halaman dimuat sampai akhir. Pasti banyak saran dari tool yang mesti kita lakukan untuk mendapatkan hasil terbaik.
    https://www.webpagetest.org/
  2. PageSpeed Insights
    Tool yang sangat simple dari Google, tinggal masukkan alamat website kemudian akan dianalisa. Laporan yang dihasilkan sangat simple, lengkap dengan score baik untuk mobile maupun desktop. Tentunya akan muncul saran-saran untuk meningkatkan kecepatan website Anda.
    https://developers.google.com/speed/pagespeed/insights/?hl=en
  3. GTmetrix
    GTmetrix agak mirip dengan WebPageTest, hal ini tidak lepas dari penggunaan WebPageTest untuk menghasilkan score di tool ini. Website Anda akan dianalisa secara keseluruhan, termasuk resource dari third party hingga gambar yang akan Anda pakai. Usahakan mendapatkan score 100 untuk setiap rekomendasi, tool ini sangat sensitif bahkan untuk menganalisa script yang di minify.
    https://gtmetrix.com
  4. Lighthouse
    Secara default, tool ini sudah ada di web browser Chrome. Cara menggunakannya sangat mudah, tinggal masuk ke devtools dengan klik kanan inspect element atau ctrl + shift + i. Kemudian pilih tab audits, dan klik perform an audits. Akan muncul 5 kategori audit, bisa Anda pilih semua atau beberapa. Tool ini sangat menekankan bahwa website Anda harus menggunakan https, mobile friendly, service worker dan cepat diakses dengan koneksi internet 3G. Akan banyak sekali muncul saran untuk meningkatkan performwa website Anda. Jangan lupa, semua saran di tool ini merupakan saran dari Google. Meskipun kadang seperti agak gila untuk mendapatkan score yang tinggi di kategori Performance.

Ada banyak lagi tool yang bisa Anda gunakan sebagai referensi, tapi biasanya saya hanya menggunakan 4 tool di atas. Semoga bermanfaat!

“It’s doesn’t matter how your websites makes money, fast mean more money.”