L O A D I N G
Profile image
  • Name

    Yudana
  • Title

    Website Developer
  • Phone

    -
  • Email

    me@yudana.com
  • Date of birth

    -
  • Age

    -
  • Residence

    Bali
  • Freelance Work

blog banner

Web Developer Dengan Search Engine Optimization

Share

Setelah 4 bulan bertapa buat mencari inspirasi, akhirnya punya kesempatan lagi buat menulis artikel. Meskipun belum bisa menulis tutorial ataupun artikel mengenai bahasa pemrograman, database, dan lain sebagainya. Pandemi covid19 sepertinya membuat sebagian orang harus bekerja dari rumah, begitupun saya. Saya yakin para pekerja IT sebenarnya bisa bekerja dari mana saja, kapan saja dan dengan siapa saja.

Membangun website baik dengan framework maupun dengan CMS instant pada saat ini tentunya bukanlah sesuatu yang sulit. Membeli hosting dan domain juga bukan pekerjaan sulit. Ada banyak pilihan teknologi yang bisa digunakan untuk membangun website, mulai dari pilihan web server, bahasa pemrograman, database, framework, dan lainnya. Begitupun pilihan untuk design websitenya, di mana saat ini mobile friendly adalah sebuah keharusan. Belum lagi pertukaran data antar website ataupun server, menggunakan API dari pihak ketiga. Semua itu bisa dilakukan dengan begitu baiknya saat ini.

Banyak web developer pasti menulis source code-nya dengan sangat rapi. Ataupun ketika me-maintain back-end systemnya ketika terjadi penambahan modul ataupun ketika melakukan upgrade. Tentunya ini adalah salah satu keharusan untuk lebih mudah memelihara website ataupun ketika mendelegasikan website pada web developer lain.

Namun ternyata tidak semua web developer mengetahui teknik-teknik dasar SEO, sehingga ada beberapa hal yang mestinya ditambahkan pada halaman front-end tapi tidak dilakukan. Memang pada dasarnya konten adalah raja dalam SEO. Seberapa hebatnya web developer buat back-end, seberapa menariknya front-end, seberapa cepat websitenya. Kalau kontennya tidak berkualitas, tentunya ranking di Google SERP tidak akan bagus.

Ada tool yang sangat menarik untuk mengukur kelengkapan SEO dari sebuah website, misalnya:

Pada prinsipnya berikut adalah kelengkapan dasar atau teknik dasar yang harus ada dalam sebuah website:

  1. Mobile friendly, dengan menggunakan front-end framework membuat design menjadi lebih mudah dan tentunya mobile friendly.
  2. Cepat, sekitar 70% pengguna website saat ini menggunakan smartphone. Tentunya koneksi broadband terkadang tidak stabil, hal ini akan berimbas pada kecepatan loading website. Gunakan tool ini untuk memastikan website Anda cepat untuk dibuka di perangkat mobile.
  3. Struktur Data, penggunaan struktur data akan memudahkan mesin pencari untuk meng-index halaman website Anda sekaligus mengelompokkannya. Schema.org akan membantu Anda untuk menentukan struktur data yang bisa digunakan di website Anda. Gunakan tool dari Google ini untuk memastikan struktur data yang Anda pakai sudah benar.
  4. Maksimalkan Meta Tag, dalam hal ini meta tag akan sangat membantu ketika Anda akan membagikan website Anda di berbagai platform social media. Misalnya : Open Graph dan Twitter Card
  5. URL yang singkat dan mudah dibaca, teknik rewrite URL sepertinya sudah menjadi hal biasa saat ini.
  6. Sitemap, pastikan website Anda memiliki sitemap dalam format xml dan kemudian submit di berbagai Search Engine seperti Google, Bing, Baidu, dan lainnya. Hal ini akan mempercepat proses peng-index-an dari Search Engine, sekaligus mendaftarkan semua link dari website Anda.
  7. Bersihkan broken link dan broken image, silakan baca lebih lanjut di sini.
  8. Gunakan Google Search Console untuk melihat bagaimana Google meng-index website Anda ataupun untuk melihat performa website Anda di mesin pencari.

Bagaimana pun konten adalah yang paling berpengaruh terhadap kualitas SEO dari website Anda. Tapi dengan teknik-teknik di atas akan sangat membantu Anda dalam meningkatkan ranking di SERP (Search Engine Result Page). Semoga membantu…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *